Rabu, 26 Mei 2010

Bidadari Kecilku

Bidadari Kecilku.Tahukah kamu ????Aku tak pernah bosan memandang potretmu Bahkan wajahmu begitu lekat dipelupuk mataku. Aku sungguh amatmencintamu meskipun hanya pilu yang bisa terengkuh…..Dari rasa rinduku yang begitu dalam padamu namun aku kan tetap bertahan meskipun cinta ini terasa kian menyengsarakan…...

Sungguh tak akan pernah kulepaskan karena meski pedih yang senantiasa terhamparkan, Yang kupunya kamulah satu-satunya keindahan bahkan kutak peduli andaipun rasa ini kau hinakan. Aku memang akan tetap bertahan karena aku mencintaimu dengan dengan perasaan dan ketulusan…..

Jika semua “inginmu” menjadikan hatimu lebih nyaman, sanggupkah aku mengabaikan ??????? Bahkan telah kutoreh sendiri hati ini dengan sembilu tajam berharap kita bisa saling mengucapkan ” Aku Mencintaimu” Apakah pikirmu egoku masih bertahtah ?????? Mungkin bagimu……

Aku hanya kepingan-kepingan wujud air matamu, tapi yakinlah padaku bagiku hidupku ini tak pernah ada tanpa bayanganmu. Aku mencintaimu hingga tetes terakhir darahku, Karenanya kumohon,Bidadari jiwaku jangan pernah berpaling dariku.!!!!! Sejauh apapun aku mencoba melangkah pergi darimu tetaplah jadi malaikat dihatiku !!!!!!!Meski dikelak nanti telah kau temukan Pangeranmu.

Tolong….jangan pernah menyangkal keberadaanku.Ijinkanlah aku terus bersembunyi di sudut terpencil isi hatimu.Karena aku terlanjur mencintaimu tanpa terbatasi ruang dan waktu..

Kamu.yang selalu melintasi angan….Adalah sosok yang ingin kudekap erat.
Hingga aku tak harus berlari ke sudut bumi agar tidak melihat jejaknya lagi.
Kamu yang selalu melintasi angan,ternyata adalah yang kucintai dengan perasaan.
Serasa berjalan di gelap malam…Tertatih-tatih menapaki pekatnya jalur kehidupan

Terjatuh,sudah menjadi hal biasa tersungkurpun berkali kurasakan.
Bahkan berdarah bagiku hal yang lumrah,tak pernah ada penyesalan…
Tiada pernah hadir kekecewaan kujalani takdir ini nyaris tanpa beban…

Aku hanya percaya…..Kelak akan ada saat dimana dapat kulewati semua..
Aku hanya percaya…..Kelak akan ada lentera yang menerangi gelapnya jiwa….
Biarkanlah jalan yang kulalui kini begitu gulita…Biarkanlah hatiku kini terluka parah…berdarah….Aku hanya percaya…..
Semuanya karena cintaku padamu yang tiada terkira

Aku tahu…..
Melupakanmu adalah kesia-siaan bagiku Meski telah mencoba berkali waktu
Meski telah bersembunyi disudut tersepiku Namun tetap selalu saja ada kamu
Begitu jelas dalam pandangku…Begitu nyata dalam pikirku….
Hingga membuatku tak mampu bersikukuh Tuk membuang jauh inginku kembali bertemu kamu.

Sekarang tolong katakan wahai Bidadari hatiku….
Bagaimana hidup ini harus aku pelihara tanpamu ?
sunyi:
dia selalu menanyai segala yg ada di dekatnya,pada bara,pada angin..
tapi semua selalu terdiam angkuh,atau memang diciptakan untuk diam?
sendiri:
selalu saja memandang kelam pada rataan keramaian,atau memang tubuhnya harus terpisah dari jiwanya yang banyak berteman?
ah,ragu dan takut juga begitu..
seakan ada untuk dipertanyakan,atau memang tugasnya selalu begitu?menghinggapi hati2 yg rapuh,entah.
Untuk mu Bidadari kecilku
.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites