Kamis, 30 September 2010

Pagi yang tersembunyi

Semua ini aku tulis sebelum hujan di pagi bulan Ramadhan ini tiba, sebelum ayam berkokok, dan sebelum Sahur berkumandang, aku masih terjaga diantara lolongan anjing dan suara malam lainnya,bersahut-sahutan seakan mengolok-olok kesendirianku. Sekali lagi mencoba menguraikan kehidupanku lembar demi lembar hari yang kujalani, mencari arti dari secuil pengetahuanku tentang perjalanan hitam ini..

Kubiarkan mata ini menerobos kembali masa-masa yang suram, kurebahkan lagi tubuhku disisi kesepian ini, kubiarkan lagi hatiku dirantai kegelisahan ini.. kubiarkan mereka semua mengalahkanku agar aku mengerti apa yang sebenarnya mereka inginkan dari hidupku, dari semua penderitaanku. Tidak cukup puaskah dunia mencampakkan aku dengan kehidupanku yang sekarang yang semakin jauh tertinggal dari kebahagian? dan semakin lama akupun menghilang dari pandangan dan bersatu dalam gelapnya malam, terbuang diantara kesunyian.. Habis sudah waktu dalam penantianku, namun aku tetap tak dapat bergeming, airmataku seakan membeku dan berhenti menetes ditiap kesakitan menyerangku..aku tidak tau apa yang harus kuperbuat dalam kelam penderitaan ini...

Seperti orang asing yang berharap mencari tempat untuk berteduh namun tak jua ditemukan pintu yang terbuka dan menyambut hangat dalam senyum dan tawa..tak tau harus kemana dan akhirnya akupun pulang dengan hati yang hampa..

Aku tau batas kekuatanku menahan semua ini, aku tau kondisiku semakin memburuk dan semakin lemah, tapi kemana kan ku obati semua kesakitan ini,? kepada siapa aku akan bercerita bahwa aku sekarang dalam kondisi yang semakin parah..? aku melihat sekelilingku semua orang diperbudak dengan pekerjaan dan tanggung jawabnya, tunduk pada semua tuntutan duniawi, dan tak ada yang memperdulikan aku dan hatiku.. Berjalan sendiri tanpa mempunyai hati, bergerak tanpa tujuan, aku seperti mayat hidup yang tak bisa mengendalikan diriku sendiri.. dan pada akhirnya semua yang sudah kurasakan tak jua memberiku jawaban..

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites