Kamis, 18 November 2010

Cukup dari kejauhan

Terjaga untuk kesekian kalinya,diantara malam yang baru saja berlalu dan pagi buta yang menyesakkan nafas dengan udara luar yang sangat minim akan oksigen karena udara bercampur asap pembakaran pabrik di musim ekstrim ini bukan hal yang aneh dan bukanlah hal yang asing untuk warga jakarta dan sekitarnya khususnya.. diantara gelapnya malam saat bintang-bintang tertidur lelap di pangkuan awan hitam yang menutup langit dan diantara sinar bulan yang semakin redup mengantar mimpi dan semua penat dunia untuk hening sejenak diantara roda waktu yang semakin cepat berputar dan membagikan cerita certia pada kita entah sedih entah tawa entah indah entah menyakitkan semua dibagi rata untuk semua orang yang masih mempunyai mimpi mengenai hidupnya...

hujan dan panas, keadaan ini akan panjang dalam satu minggu ini hujan sesekali mengunjungiku..dengan tetes-tetes harapan untukku tetap kuat menunggumu dan tiap desiran air yang hadir dari kaca jendela kamarku tak lagi bisa bercerita tentang hebatnya waktu mempermainkan hatiku…dan akupun tak mampu lagi mengirimkan nyanyian rinduku saat hujan belum juga turun dikotaku….diam dan berdiam sejenak dan masih menunggu hujan diatara hari-hari yang berjalan di bulan November ini. Aku sama seperti kalian dipenantianku masih mengisi hidup dengan tertawa, bercanda dan bercerita bersama teman dan semua dunia sosialku..dan berjalan seperti adanya.

menerima kesepian dan duduk diam disini membiarkanmu terus menyilet-nyilet semua harapanku untukmu, memandang langit dan senja, melewatkan pagi dengan sang surya yang masih terus bersinar dengan teriknya.menaungi hari-hari diantara kamu dan aku dalam ruang dan waktu yang berbeda. Jangan katakan padaku masih banyak yang sayang padaku…dan mengatakan “…masih ada keluargamu yang bisa menyayangimu dan menerimamu….” Hei….tidakkah kamu sadar….itu adalah hal wajar.ia mereka menyayangiku…..tapi aku cuma seorang laki-laki yang membutuhkan pendamping hati..dan hatiku memilihmu,..berada disampingmu saat kau membuka mata indahmu dipagi hari dan mengecup keningmu sebelum tidur…..adalah hal yang paling aku tunggu dan aku belum menyerah untuk mencintaimu walau hanya dari kejauhan.
.

1 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites