Ada saat kita harus bertemu dan ada waktunya kita berpisah dan tak ada lagi tangisan dipundakku..dan bisa terjadi saat aku menggenggam tanganmu tuk sekali lagi menguatkanmu dalam lembaran waktu yang begitu suram…dunia tidak mampu ditebak dengan segala teka-teki nya dan ada kalanya kita terjebak kedalam terowongan hampa yang membuat kita harus mengalami perpisahan. kita tidak menyadari perpisahan selalu mengintai kita disetiap senyum dan tangis yang terjadi diantara kita dan semua itu juga bisa terjadi saat kau menangis, berkeluh dan resah saat kita harus saling mengingatkan saat-saat yang menyakitkan dan membuat kita semakin terluka…
Aku mencoba melawan waktu sekuat tenaga,dengan peluh dan uraian air mata pun sudah kulakukan untuk kita bisa melewati hari dengan sinar bintang yang begitu terang benderang dalam hidup kita dimana kita selalu bersama mengahadapi segala cobaan yang membuat kita kadang harus kembali terjatuh dan senyummulah yang menenangkanku..untuk selalu bertahan menghadapi semua ini..sampai suatu hari aku kembali pulang Kesisi Allah SWT.
Aku takkan mengucapkan selamat tinggal untukmu karena aku tau hatiku tak mungkin meninggalkanmu…aku kan selalu setia menunggu mu tanpa batas waktu, walau harus tercabik, walau harus berlari walau setiap malam semakin kejam merampas semua mimpi-mimpi indahku tentangmu….dan memaksaku tuk mengucapkan selamat tinggal dan beranjak untuk kembali kedalam hidupku yang semakin terpuruk…..
Perpisahan itu adalah hal terberat yang pernah aku alami dalam hidupku..saat dimana sinar mata untukku telah pudar dan..malam ke-23 Ramadhan ini gerimis hujan mulai turun membasahiku..mencoba menghiburku saat kepergianmu…saat itu aku berdoa…”…Ya Allah aku mau Kau tukar separuh sisa umurku,dan jangan biarkan dia pergi…”………tapi semuanya berlalu..dan dia tetap beranjak, tiap langkah kepergiannya mengiris-iris hatiku yang tlah tersakiti…dan aku sangat menghargai keputusan itu karena mengapa..? karena aku sangat mencintainya…walau dalam hal yang terburuk sekalipun..aku harus tetap menerima itu…karena aku mengasihi dia..dan hari ini aku masih bertahan melawan seluruh waktu-waktu sendiriku..dan menerobos malam yang penuh dengan badai.. walau aku harus tersungkur, aku belum menyerah untukmu Vi










0 komentar:
Posting Komentar