Aku selalu berada disaat dinihari untuk duduk diam menulis dan mulai menguraikan setumpuk kata-kata dikepalaku saat semua terlelap dan menjadi hening saat semua terbuai dengan selimut dan bantal dan membawa mimpi indah dan sebagian juga membawa mimpi buruk yang tidak diharapkan namun memaksakan diri untuk tetap berada disitu..aku menulis lagi kali ini untuk kata “TAPI” uraian sederhana dari kata yang selalu kita ucapkan untuk membela sebuah pendirian dan keegoisan kita berharap orang lain yang mendengarkan kita dan tidak berharap kita yang mendengarkan orang lain berkata “TAPI” untuk setiap pembelaan bahwa kita sudah berusaha diposisi yang benar berkata “TAPI” disaat masukan dan opini yang baru aja kita dengar dari sekekeling kita untuk jangka waktu yang pendek..dan mereka menyebut kita keras kepala, egois, selfis dan gak bisa menerima pendapat orang lain..dan semua itu benar di waktu kita share dan bercerita tentang masalah kita dan semua mendengarkan bahkan memberikan sedikit masukan untuk kita…sebelum mulut kita melafalkan kata itu hati kita lebih dulu berkata “TAPI KAN..” entah disadari, di sengaja atau tidak di sengaja…dengan alasan, pertimbangan dan segala macam antek-anteknya hati kita semakin kuat untuk melawan arus dan tetap membawa kita ke sudut kebimbangan duduk diam disitu dan membiarkan kita tinggal dibawah kerasnya hidup yang membuat kita menjadi strees……pusing tak mampu mengendalikan hati dan akhirnya jatuh..saat kita merasa ada kata tapi untuk sebuah kemajuan aku berkata kamu akan tetap disini dan kamu akan tetap akan terikat dan tak sanggup mengalami level yang selanjutnya…
berhentilah mengatakan kata “TAPI” saat hatimu merasa kamu benar, bahwa kamu adalah the real right….kita tidak tau apa yang akan terjadi bahkan untuk detik yang berganti pun aku tak sanggup… menerima kenyataan dan mempunyai rasa bersyukur ditiap hari akan menjadikanmu orang yang tangguh… setiap cerita sedih yang kulalui setiap air mata yang aku jatuhkan dan setiap bahagia yang tak teraih membuat karakter aku yang seperti ini…dan menyerah tidaklah masuk dalam daftar yang harus aku lakukan hari ini besok bahkan besoknya lagi...










0 komentar:
Posting Komentar