Rain elegy Sebelum aku terlelap membawa hati yang gundah, aku menulis ini semua. berharap hujan yang tak kunjung henti memberikanku kisah yang sendu tuk kuceritakan kepada kepadamu..aku merindukanmu kemarin, sekarang dan hari esok., Aku menerima keheningan malam yang selalu memberiku semangat tuk tetap bertahan setidaknya untuk bernafas esok hari dan tidak meninggalkan dunia ini dengan semua hal yang belum kuselesaikan karena aku masih memimpikan hari esok jauh lebih hebat dari yang pernah kubayangkan..
Hujan begitu deras dan aku tak bisa mendengarkan suara hatiku, hanya mencoba mendengar sayup-sayup perlahan apa yang bisa dia bisikkan padaku, adakah hatiku membenci hujan yang selalu membuatku mengingatkanku tentangmu..yang jauh disana, tentang suaramu, senyumu yang selalu menghiasi hidupku? tidak.. jangan sekarang…!! aku benci diriku sendiri saat aku harus merasa jatuh seperti ini…
Tak pernah terpikirkan olehku kau pergi lagi secepat ini, baru saja rasanya kau selalu tersenyum disetiap detik-ku menutup mata dan membayangkanmu, baru saja rasanya tiap senyumu menemaniku malam demi malam, waktu demi waktu, baru saja rasanya aku menikmati indahnya saat itu, dan kini semua seperti tak ada lagi yang tersisa, tak ada lagi tawamu di hadapanku. Sekarang kau benar-benar membuatku seorang diri..dan aku selalu memikirkanmu, kenapa semua hal yang indah seperi ini harus berakhir begitu cepat…? Dan kenapa harus sepi yang bertahan disisiku..?
Tahun ini sebentar lagi berakhir,pagi dan siang akan tetap seperti ini dan malam akan membuatku semakin sendiri, menggigil dalam kedinginan tanpa kehangatan pesan yang slalu kau berikan lewat layar ponselku yang kau kirimkan namun aku menjadi seorang yang merasa kehilangan yang begitu besar tanpamu disini..
Malamku semakin sunyi, semakin sepi, deru pilu dan sendu ditiap keping waktu yang terbuang dari hati yang semakin tak berarti, tapi aku tak mau lagi kehilangan seorang yang paling berharga dalam hatiku, aku sudah terlalu lelah dalam perjalanan sang waktu,sudah kuputuskan aku akan terus mencintai dan menjagamu, walau aku tak tau lagi kemana kan melangkah namun kemanapun kau pergi meninggalkanku, hatiku kan terus mencarimu, walau harapan yang kupunya hanya 1%, aku akan maksimalkan itu… 1% untukku tetap percaya suatu saat kau tersenyum pada hatiku, 1% untuk membuatku satu-satunya lelaki yang membuatmu melupakan masalalu, 1% untukku tetap percaya pada akhirnya kaupun melihat kesungguhan hatiku dan memberikan tempat untukku berteduh di hatimu, berteduh dari derasnya hujan yang selalu menyembunyikan tangisku saat aku harus kehilanganmu..(ikan pausku..)











0 komentar:
Posting Komentar