Aku masih disini, ditempat favoritku duduk dimeja kerjaku yang berantakan menatap keluar jendelaku dari lantai dua rumahku, dengan secangkir kopi, asbak yang penuh dengan abu rokok yang berserakkan diantaranya aku mengayunkan jariku diatas keyboard komputerku menulis lagi untuk mengutuk hari-hari yang buruk..dan selalu bersyukur atas semua kesakitan, kepedihan dan sakit hati yang masih bersahabat denganku.. ia itulah kehidupanku sekarang, setidaknya itu tak jauh berbeda sebelum kau hadir dan membuatku berani bermimpi lagi, dan sebelum mimpi itu menjadi kenyataan kaupun pergi,that’s perfect..!
.
Aku merasa dunia ini seakan bersekongkol tuk membuatku terlihat seperti pecundang dan hidup dengan memalukan, suara hujan yang merdu membuatku semakin meringkuk malu bahwa di dunia ini aku hanya hidup seorang diri, saat disekelilingku semua orang tertawa bersama orang yang mereka cintai, aku hanya bisa terdiam melihat pemandangan itu karena aku sungguh terlalu lelah berharap suatu saat gilirankupun akan tiba,
Senja ini tiba, langit yang tadinya biru sekarang telah memerah dan semakin memerah di ufuk barat, saatnya aku menutup jendela kamarku dan mengakhiri cerita sedih ini, tanpa siapapun yang peduli keberadaanku, aku tau aku akan baik-baik saja, yea.. i’m fine without you.
Tak tau mengapa cinta selalu menjauh dariku, entah ada yang salah padaku, aku lelah memikirkannya biarlah hati ini begini adanya, aku katakan padamu hari ini, aku sungguh lelah dengan hatiku, aku takkan membiarkan semua ini mempermainkanku dan membuatku terjatuh lagi. Entah berapa lama lagi aku harus bertahan dengan hidup seperti ini, entah berapa hujan lagi yang harus kulalui sampai aku bisa meneduhkan jiwaku yang begitu suram ini.. aku tau aku pasti kan bertahan, karena ada tertulis “..Dia tak pernah berjanji kapan badai kan berhenti, namun Dia berjanji kan memberikan kekuatan tuk melalui badai itu..”, Aku akan bertahan dan takkan berhenti mencintaimu
.










0 komentar:
Posting Komentar