Masih dengan tema yang sama, masih dengan waktu yang sama, masih dengan kebisuan yang sama, masih dengan kehampaan yang sama, masih terkurung di tingginya tembok keangkuhan yang sama, masih terdengar isak tangis yang sama dimalam hari yang tak pernah henti ‘tuk selalu menyayat hati..aku tenggelam dalam semua hal yang aku mulai sendiri..aku tak mampu menatap kedepan, betapa kesendirian ini sangat menyiksaku, saat semua hal yang indah tak berpihak padaku saat kenangan tentangku telah pudar dihatimu, saat aku tau kau tak pernah lagi memimpikan aku ditiap tidurmu..dosa besar yang sudah kuperbuat membutakanmu dan menutup pintu hati yang begitu indah itu untukku…aku tak bisa berbuat apa-apa dan hal mengenai hati adalah hal yang tak bisa dipaksa….aku hanya bisa menerima keputusanmu..
Sebenarnya aku ingin sekali menemuimu walaupun saat ini kau berada di belahan bumi yang lain…mengatakan apa yang aku rasakan malam demi malam yang begitu menyesakkan, tapi waktu ini belumlah tepat, kau masih terbuai oleh indahnya duniamu, hangatnya salam dari semua orang disekitarmu membendung semua perjalananku kepadamu….dan kau memang menikmati kehidupanmu sekarang dan aku berpikir tak sepantasnyalah jika aku hadir sekarang untuk satu hal yang tak kau harapkan menghancurkan semua hal yang sudah kau susun rapi di waktu dan kehidupanmu yang baru..aku tau pilihanmu adalah hal yang baik untukmu, aku terima itu….
Kubiarkan hatiku menunggu lebih lama lagi sampai kau katakan, bahwa bukanlah aku orang yang pantas untuk menunggumu dibawah langit penuh bintang malam ini, bahwa bukanlah aku yang akan menjadi seorang yang kau pilih melewati karpet merah yang pernah kita rencanakan bersama, dan bukanlah aku orang yang akan menemanimu memasak didapur dan menyiapkan makan malam bersama, seperti yang sudah kita khayalkan bersama…. dan bukanlah aku yang menjadi seorang yang ‘kan mengecup keningmu ditiap malam sebelum kau berangkat tidur, karena apa yang sudah hatimu tetapkan adalah apa yang harus aku terima,..saat aku mendengar semua itu keluar dari bibirmu, aku akan melepaskanmu dengan bahagia dan merelakan semua hal yang sudah terjadi selama aku menunggumu, aku berbalik dan melangkah dibawah hujan hati yang penuh luka dan sebelum aku benar-benar pergi aku akan memberikan senyum terindahku ‘tuk mengucapkan selamat tinggal untukmu, aku melakukan ini semua karena aku begitu mencintaimu….namun cerita ini belum berakhir sampai disini, karena aku belum menyerah sampai pada waktunya….










0 komentar:
Posting Komentar