Sabtu, 26 Februari 2011

Hal yang tak mungkin kembali

Seorang gadis muda menunggu penerbangannya di ruang tunggu sebuah bandara yang super sibuk. Karena harus menunggu berjam-jam, dia memutuskan membeli sebuah buku untuk menghabiskan waktunya. Tak lupa, dia juga membeli sebungkus kue.
Lalu dia duduk di kursi sambil bersandaran tangan, di ruang VIP bandara, untuk istirahat dan membaca dengan tenang, di sisi sandaran tangan di mana kue diletakkan. Seorang laki-laki duduk di kursi sebelahnya, sambil membuka majalah dan mulai membaca.

Ketika gadis muda itu mengambil kue pertama, laki-laki itu juga turut mengambil. Si gadis merasa gemas tapi tidak berkata apa-apa. Dia hanya berpikir: “Lancang benar! Bila aku nggak sabaran, sudah tampar dia untuk kenekatannya!”

Untuk setiap kue yang dia ambil, laki-laki itu turut mengambil satu. Ini sangatlah membuat sang gadis marah namun si gadis tak ingin sampai timbul kegaduhan di ruang itu. Ketika tinggal satu kue yang tersisa si gadis mulai berpikir: “Aha…bakal ngapain sekarang orang yang nggak sopan ini?”

Lalu, laki-laki itu mengambil kue yang tersisa, membaginya dua, lalu memberikan yang separuh padanya. “Benar-benar keterlaluan!” Sang gadis benar-benar marah besar sekarang! Dalam kemarahannya, dia mengakhiri bukunya, dikemasnya barangnya lalu bergegas ke tempat boarding.

Ketika sudah duduk di seat-nya, di dalam pesawat, dia merogoh tasnya untuk mengambil kacamata, dan…., dia sontak terkejut….sebungkus kuenya masih ada di dalam tas, tak tersentuh, tak terbuka!Dia merasa sangat malu!! Dia sadar telah keliru…Dia lupa kalau kuenya masih tersimpan di dalam tas. Laki-laki tadi telah berbagi kue dengannya, tanpa merasa marah atau sebal sedikitpun……ketika si gadis amat marah, berpikir bahwa ia telah berbagi kue dengan laki-laki itu.

Dan kini tidak ada lagi kesempatan untuk menerangkan kelalaiannya..,juga untuk meminta maaf

ADA 4 HAL YANG TAK DAPAT KEMBALI…
Batu…
…setelah ia dilontarkan!!
Kata…
…setelah ia diucapkan!
Kesempatan…
…setelah ia hilang!
Waktu …
… setelah ia berlalu!

Hai engkau yang baik disana…
Pernakah seseorang mengatakan seberapa istimewanya dirimu?
Cahaya yang engkau pancarkan bahkan serupa dengan cahaya bintang.
Pernakah orang mengatakan pada dirimu betapa pentingnya dirimu mengembangkan pikiranmu.

Seseorang di sana menyungging senyum di hati. Tandanya sayang yang begitu nyata.
Pernahkah seseorang mengatakan padamu, bahwa seringkali ketika mereka merasa sedih sms, telpon dan e-mail-mu membuatnya sedikit tersenyum, sebagai tandanya ia senang.
Untuk waktu yang engkau gunakan mengirim pesan dan berbagi apa saja yang engkau temukan, tak perlu ada ucap balik terimakasih yang ditunggu, tapi setidaknya seseorang akan berpikir, “mmm.. engkau sedang baik-baik saja”.Pernakah seseorang mengatakan seberapa sukanya ia padamu?Baiklah temanku yang baik, hari ini aku mau bilang padamu.
Bahwa aku percaya tanpa teman, sahabat, dan keluarga engkau akan kehilangan banyak hal!!!
Semoga harimu menyenangkan, dan saya senang kita berteman!!!
Semoga hari ini hari yang membahagiakan untukmu dan semua

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites